
1. Perbedaan Sumber Laser:
Sistem optik mesin laser engraving Terdiri dari 3 cermin dan satu lensa, sumber laser adalah tabung kaca CO2. Masa pakai laser tabung kaca biasanya kurang dari 2000 - 10000 jam. CO2 laser tabung kaca sekali pakai.
Sumber laser dari mesin penandaan laser adalah jenis laser tabung logam, masa pakainya diperkirakan lebih dari 5 tahun. Tabung logam mesin penanda laser dapat digelembungkan kembali dan didaur ulang. Masa pakai laser solid state dapat diganti setelah modul semikonduktor.
2. Perbedaan Material Pemesinan:
Mesin pengukir laser dapat digunakan pada berbagai macam bahan, termasuk kaca, kristal, akrilik, semua jenis kayu, batu, kain, kulit, kertas, PVC, plastik, mosaik, dan bahan non-logam lainnya. Mesin penanda laser dapat digunakan untuk semua jenis bahan logam dan non-logam.
3. Perbedaan Wilayah Kerja:
Mesin ukiran laser memiliki berbagai area pemrosesan yang berbeda, seperti: 600*400mm, 900*600mm, 1300*900mm, 1400*1000mm, 1300*2500mm, 2000*3000mm, dan sebagainya, mesin pengukir laser memiliki area kerja yang lebih besar. Sebaliknya, area kerja untuk mesin penanda laser lebih kecil, misalnya 110*.110mm, 220*220mm, 300 *300mm dan seterusnya, jika areanya terlalu besar, maka mesin penanda laser tidak terlalu stabil.
4. Perbedaan Kedalaman Pemesinan:
Mesin ukiran laser dapat mengukir pada kedalaman tinggi, daya laser berkisar dari 60W untuk 150WKedalaman materialnya juga dari 0.1mm untuk 80mm, kedalaman ukiran sesuai dengan bahan tertentu. Dan kedalaman penandaan laser umumnya kurang dari 5mm, tanda utamanya pada permukaan material, laju laser juga antara 10W untuk 100W.
5. Perbedaan Kecepatan Pemesinan:
Kecepatan pemotongan maksimal mesin ukiran laser 200mm/s, kecepatan ukiran maksimal 500mm/s; Kecepatan mesin penanda laser 3 kali lipat kecepatan mesin pengukir laser. Dalam hal kecepatan, mesin penanda laser jauh lebih cepat daripada mesin pengukir laser.
6. Perbedaan Prinsip Kerja:
Mesin pengukiran laser menggunakan laser untuk mengukir pada benda kerja. Prinsip kerja penandaan laser ada 3, yaitu menggunakan sinar laser untuk menguapkan permukaan material sehingga material yang lebih dalam dapat terlihat. Yang kedua adalah memunculkan perubahan kimia atau fisika pada permukaan material dan mengukir jejak. Yang ketiga adalah membakar beberapa bagian material menggunakan energi laser untuk menampilkan grafis dan teks terukir.





